Wow Kurs Dollar Melonjak Tinggi

Wow Kurs Dollar Melonjak Tinggi

Kalau berbicara kurs dollar yang akhir-akhir ini menguatnya kelewatan pasti bikin hati gondok, jelaslah harga server yang ku tawarkan menjadi fluktuatif sekali. Perkembangan kurs dollar ini memang belum dapat distabilkan oleh Rupiah kita. Namun disini menjadi peluang bagi kita para produsen yang memiliki kemampuan memproduksi barang dan jasa dengan bahan baku lokal sehingga dapat di export ke luar negeri.

Beberapa dampak yang dihasilkan jika mata uang kita melemah, yaitu sebagai berikut :

1. Nilai Gaji Dalam Dolar AS Meningkat

Tenaga-Kerja-Indonesia
Tenaga Kerja Indonesia

Tanpa perlu dijabarkan sekalipun, fakta ini sudah umum dipahami. Kurs Rupiah melemah membuat nilai gaji dalam bentuk Dolar AS atau mata uang asing lainnya jadi meningkat saat ditukarkan dengan Rupiah. Kiriman bulanan TKI sebesar 500 USD ke keluarganya di Indonesia, misalnya. Saat kurs Rupiah 12,000 per Dolar AS maka jumlah itu hanya akan setara dengan sekitar 6 juta Rupiah; tetapi bila kurs Rupiah melemah hingga 13,000 per Dolar AS maka nilainya akan meningkat jadi sekitar 6,5 juta Rupiah.

2. Meningkatkan Daya Saing Produk Made In Indonesia di Luar Negeri

Sudah umum diketahui juga bahwa dengan kurs Rupiah melemah, harga produk Indonesia akan makin murah bagi konsumen yang berdomisili di luar negeri. Secara teoritis, hal ini bisa meningkatkan pangsa pasar bagi produk-produk Made In Indonesia. Selain itu, perusahaan berorientasi ekspor menerima pembayaran dari luar negeri dalam bentuk Dolar AS yang nilainya semakin tinggi seiring melemahnya Rupiah. Dengan sendirinya, kondisi ini bisa meningkatkan ekspor Indonesia.

Garuda-Indonesia
Garuda Indonesia

Nilai tukar rupiah terus merosot terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Bahkan rupiah sempat menyentuh level 12.900 pada Selasa 16 Desember 2014.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), Arif Wibowo mengakui, kondisi tersebut sangat memberatkan biaya operasional pesawat yang mayoritas dalam bentuk dolar AS. Mengantisipasi hal itu, perseroan akan memaksimalkan rute-rute internasional karena di rute tersebut memiliki pendapatan dalam bentuk dolar.

Garuda Indonesia akan terus menambah rute-rute perjalanan ke luar negeri ke depan. Di antaranya ke beberapa kota di kawasan Asia yang hingga saat ini selalu banyak permintaan. Mengenai persaingan dengan maskapai lain, Arif mengaku percaya dengan brand Garuda Indonesia yang telah mendapatkan beberapa predikat maskapai terbaik dari Skytrack.

Penambahan kapasitas (menambah rute) harus sesuai dengan kajian tersebut dan juga sesuai dengan rencana Kementerian Perhubungan yang ke depan akan mendorong maskapai untuk menerbangi beberapa kota di negara lain.

3. Harga Barang Impor Naik

Kedelai
Kedelai

Salah satu dampak yang langsung terasa saat kurs Rupiah melemah adalah kenaikan harga barang-barang impor. Sebagian besar perdagangan luar negeri Indonesia dijalankan dengan perantaraan Dolar AS, sehingga mahalnya Dolar AS akan membuat harga barang impor juga makin mahal. Apakah ini bagus?

Bagi barang-barang impor dari jenis barang konsumsi, mungkin bagus. Katakanlah harga buah-buahan impor naik, misalnya, maka orang mungkin akan tertarik untuk membeli buah-buahan lokal yang lebih murah dan segar. Jika masyarakat lebih suka buah lokal, maka impor buah pun akan turun. Pendapatan importir buah ikut anjlok, tetapi di saat yang bersamaan akan menggeser rejeki bagi petani dan pedagang buah lokal.

Namun, kenaikan harga barang impor ini akan buruk sekali bagi industri yang berbahan baku impor, misalnya industri Tempe dan Tahu. Kebutuhan kedelai Indonesia sebagian besar dipenuhi dari impor, sehingga bila kurs Rupiah melemah terus menerus, maka harga kedelai akan makin menjulang tinggi, dan dampaknya harga Tempe dan Tahu naik, serta industrinya terancam gulung tikar.

Semakin banyak industri berbahan baku impor di Indonesia, maka dampak kurs rupiah melemah terhadap perekonomian akan semakin berat. Selain karena perusahaan-perusahaan di industri itu terancam tutup, para pegawainya bisa di-PHK, dan pertumbuhan ekonomi juga terancam melambat. Padahal, jumlah industri berbahan baku impor ini banyak sekali, bukan hanya industri Tempe dan Tahu.

4. Beban Hutang Negara Dan Swasta Makin Berat

Debt
Debt

Guna menjalankan pembangunan negara, pemerintah seringkali perlu berhutang, baik secara langsung ke lembaga atau negara tertentu, maupun dengan menerbitkan obligasi (surat utang). Perusahaan-perusahaan swasta pun seringkali perlu berhutang dulu untuk mengembangkan usahanya. Jika hutang-hutang ini dilakukan dalam bentuk Dolar AS, maka pengembaliannya pun harus dilakukan dengan mata uang yang sama, walaupun kurs Rupiah saat pengembalian hutang berbeda dengan saat pemberian hutang.

Umpamakan perusahaan X berhutang 1 juta USD saat kurs Rupiah masih 12,000 per Dolar AS, atau dengan kata lain ia akan mendapatkan dana segar dari sumber hutang sebesar 12 milyar Rupiah. Perjanjiannya, satu tahun kemudian ia harus mengembalikan hutang 1 juta USD itu plus bunga 2% (20,000 USD). Di awal perjanjian, ia mungkin mengira hanya perlu mengembalikan 12 milyar Rupiah plus bunga 240 juta Rupiah. Tetapi bila saat jatuh tempo pengembalian hutang tiba ternyata kurs Rupiah melemah hingga 13,000 per Dolar AS, maka besar jumlah yang harus dikembalikan perusahaan X tersebut adalah 13 milyar Rupiah plus bunga 260 juta Rupiah. Atau dengan kata lain, beban hutangnya berlipat ganda dari pinjaman awal.

Saat krisis tahun 1997/1998 dulu, sebagian besar hutang Indonesia, baik hutang negara maupun hutang swasta, berbasis Dolar Amerika Serikat. Akibatnya, ketika kurs Rupiah melemah drastis, maka perekonomian langsung kolaps. Namun selama beberapa tahun terakhir ini, Pemerintah lebih banyak berhutang dalam Rupiah, sehingga risiko krisis jadi lebih kecil. Walaupun demikian, sebagian hutang Pemerintah Indonesia masih ada yang berdenominasi Dolar AS, begitu pula banyak sekali hutang-hutang perusahaan swasta dalam mata uang tersebut, sehingga ketika kurs Rupiah melemah akan tetap terasa efeknya.

Demikianlah sejumlah pengaruh signifikan yang menjadi dampak kurs Rupiah melemah. Positif atau negatifnya pelemahan nilai tukar bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Mari kita tingkatkan kualitas produk kita dengan bahan baku lokal sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap kurs dollar.

Sumber : Seputar Forex, Republika,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.