Berkawan Kabut di Hutan di Kedah, Gayo Lues, Aceh

Berkawan Kabut di Hutan di Kedah, Gayo Lues, Aceh

“KEDAH merupakan salah satu pintu masuk untuk menuju puncak Leuser,” ujar Rajali Jemali, pengelola Rainforest Lodge Kedah, yang menemani rombongan kami menembus kabut tipis mendaki kaki Gunung Leuser pada awal Desember ini. Ia dan Usman, seorang pemandu yang selalu riang dan kerap dipanggil Mister Happy oleh para turis mancanegara ini, sudah tak terhitung lagi berapa …

Continue reading →

Aceh, Kopi, dan Lain-lain

Aceh, Kopi, dan Lain-lain

Pada Selasa sore, 18 November lalu, saya menginjakkan kaki di Bandara Iskandar Muda, Banda Aceh. Mendung masih menggayut di langit. Hari itu di benak saya banyak rencana yang ingin saya tuntaskan selama di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Selain ingin menikmati kopi Gayo yang nikmat, saya juga kepingin napak tilas menyusuri jejak “orang Aceh”. Hal pertama …

Continue reading →

Masih ada “Sophie” di Pulau Weh

Masih ada “Sophie” di Pulau Weh

Berada di dasar laut yang dalam. Tergolek sendiri di pasir, dikelilingi dinding air laut berwarna biru pekat. Ia bernama Sophie Rickmers, sebuah kapal kargo milik Jerman, yang selama puluhan tahun, menjadi penghuni Teluk Pria Laot, Pulau Weh, Aceh. Beberapa waktu terakhir, nama Sophie menjadi pembicaraan hangat banyak kalangan. Hal ini berkaitan dengan rencana Pemerintah Kota …

Continue reading →