Omprengan (Taxi Gelap)

Omprengan (Taxi Gelap)

Kebutuhan transportasi umum yang baik dan nyaman memang masih jauh dari harapan. Sarana transportasi kita memang masih amburadul, bayangkan saja kalau bisa bus 41 uki pancoran kalau tidak salah itu bus kondisinya sudah parah dan belum ada peremajaan oleh pengelolanya atau patas tanjung priok-BlokM wih sadislah bentuknya.

Pemerintah DKI akhir-akhir ini menerapkan larangan bagi pengendara sepeda motor untuk melintasi beberapa jalur di DKI. Secara kebijakan memang saya setuju untuk mengurangi jumlah kemacetan, namun patut di pertimbangkan juga pengurangan dan pembatasan kendaraan roda empat (mobil) yg melintas juga dibatasilah.

Pembatasannya seperti apa? Misalkan umur kendaraan tahun 2005 kebawah tidak boleh melintas atau dikenakan tarif pajak tinggi. Namun bagaimana pun juga pembatasan kendaraan motor atau mobil tidak akan berjalan dengan efektif dan efisien jika tidak adanya pembenahan dan perbaikan sarana transportasi publik.

Dampak dari kebijakan tersebut, secara tidak langsung akan memunculkan sebuah ide atau peluang usaha transportasi tidak resmi atau omprengan atau taxi gelap. Sebagai masyarakat adanya sarana ini menurut saya sangat membantu masyarakat.

Pemerintah seharusnya mendukung kegiatan ini dengan memberikan penyuluhan kepada pelaku usaha ini agar dapat membantu pemerintah dalam mempercepat proses pengembangan dan pembangunan transportasi publik yang nyaman, dan murah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.