Mengapa Harus Berserah

Mengapa Harus Berserah

Ketahuilah, Jika Allah Swt, hendak menguatkan hamba dalam menerima sesuatu yang dia tetapkan atas dirinya, Dia akan menyelimutinya dengan cahaya sifat-Nya.

Dengan begitu, liputan cahaya-Nya akan mendahului datangnya ketentuan-Nya. Karenanya, ia menggantungkan diri kepada Tuhan, tidak bersandar kepada dirinya sehingga ia kuat dan bersabar memikul semua beban.

Buku ini menawarkan cara tepat untuk memandang hidup. Karenanya, buku ini bak kacamata, yang dengannya matahati kita yang rabun bisa melihat lebih sempurna. Dengan penglihatan yang sempurna, tentulah hidup ini menjadi semakin jelas. Dan dengan jelasnya hidup, tentunya perjalanan kita menempuhnya menjadi lebih lurus dan lancar – tidak nabrak-nabrak dan tidak nyasar-nyasar.

Dengan gaya tutur yang menawan, Ibn Athailah menuntaskan persoalan takdir dan iktihar. Menurutnya, setiap manusia wajib beriktihar, tetapi tugas pertama setiap orang beriman adalah menyadarkan keseluruhan diri dan upayanya kepada Tuhan Sang Pengatur semesta. Tugas utama manusia adalah iman, percaya kepada kekuasaan Allah. setelah itu, lepaskan semua ketergantungan kepada selain Dia. Sungguh, hanya Dia yang pantas menjadi tumpuan harapan, karena selain Dia tak bisa memberi jaminan keselamatan. itulah rahasia iman. itulah makna tawakal. itulah zuhud yang sesungguhnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.