Memahami Konsep Long Tail untuk Bisnis Kecil

Memahami Konsep Long Tail untuk Bisnis Kecil

Every one of us — no matter how mainstream we might think we are — actually goes super-niche in some part of our lives… we let our enthusiasm take us deep. And… You can find everything in the long tail – Chris Anderson

The competition is incredibly niche. And so to stand out from that competition, we can’t be everything to everybody, instead we have to find our own niches – Chris Anderson

“The long tail” merupakan frase yang dipopulerkan oleh Chris Anderson, executive editor majalah WIRED. Bukunya, The Long Tail, adalah buku paling penting dalam beberapa tahun ini dan wajib dibaca.

Jika Anda mengerti The Long Tail, Anda akan mengerti masa depan dari suatu bisnis kecil, bagaimana Anda menyesuaikan diri dan memanfaatkan hal tersebut.

Dalam dunia nyata, tidak cukup ruang untuk “membawa segalanya untuk setiap orang”. Akibatnya, era bisnis industri kebanyakan tentang sejumlah kecil produk yang diproduksi massal dan dijual, “kepala dari long the long tail” (bagian merah dari kurva di samping).

Era digital mengubah tabel pada pemikiran tradisional tentang penawaran dan permintaan. Kita bergerak ke long tail berwarna kuning pada kurva. Itu adalah dunia niche yang tidak terbatas.

long-tail
Long Tail

Contoh mudahnya adalah, jika Anda pergi ke toko buku, yang bisa Anda lihat adalah buku-buku yang bestseller dan memiliki penjualan bagus, bagaimana dengan buku yang tidak terlalu terkenal tetapi Anda ingin beli? Ya, harus mencarinya di dunia digital, karena toko buku fisik tidak memiliki tempat fisik untuk men-displaynya.

Area long tail (kuning) dalam gambar di atas atau “the less-popular items” mungkin hanya terjual sedikit per itemnya, tetapi jika digabungkan, sudah merupakan market yang besar, apalagi jumlah itemnya sebenarnya tidak terbatas.

Produk long tail tidak akan menggantikan produk hits, tetapi produk long tail menggantikan monopoli dari produk hits saat terjadi keterbatas fisik retail. Fenomena long tail banyak terkait dengan media elektronik dan produk yang memiliki daftar katalog panjang seperti buku dan DVD, Chris Anderson juga menekankan impact long tail pada manufactured goods dan komoditas.

Sebagai pebisnis kecil, inilah dunia Anda. Anda hidup di dalamnya dan Anda memasarkan untuk itu. The long tail menggambarkan 3 driving forces yang harus Anda pahami :

#1) Tools of Production

Semakin murahnya hardware dan software membuat setiap orang bisa menjadi product creator. Sebagai contoh, camcorder memungkinkan jutaan Tarentinos pemula (Quentin Tarantino adalah pembuat film terkenal). Software memberdayakan orang untuk berbagai pengetahuan mereka dalam bentuk website maupun blog.

Hasilnya? Sebuah ledakan eksponensial dalam niche produk.

Tentu saja tool ini tidak menjamin kualitas. Banyak video jelek di luar sana. Mereka juga tidak menempatkan niche produk yang bernilai tinggi ke tangan orang-orang yang menginginkannya.

#2) Aggregator internet

Aggregator menarik “produk” secara bersamaan, satu penawaran dalam satu spot. Contoh, iTunes mengaggregat musik menjadi satu penawaran teringerasi untuk consumer. Google AdSense menarik publisher bersamaan, ditawarkan kepada advertiser, pada kasus ini produknya adalah website. Advertiser dari General Motor untuk Stan’s Local Body Shop dapat menyaring publisher dari aggregasi Google dan menempatkan iklan di berbagai situs yang berhubungan dengan apa yang mereka ingin jual.

#3) Software filtering yang meng-connect supply dan demand

Memungkinkan consumer menemukan niche produk yang diproduksi (#1) dan diaggregasikan (#2) yang berkualitas tinggi. Contoh, apakah Anda sedang merencanakan liburan ke Jepang? Google melakukan pencarian untuk menemukan situs terbaik tentang Jepang. Lihat iklan pada website tersebut? Klik! Ketertarikan Anda menambah pendapatan Google dan publisher situs tersebut.

Apa Artinya Untuk Anda?

Gunakan tiga driver di atas untuk menjangkau audiens niche yang tidak terlihat 10 tahun yang lalu. Manfaatkan akses mudah melalui internet dengan biaya storage dan biaya distribusi yang kecil. Hal ini membuka banyak kesempatan.

Long Tail marketing memperlakukan consumer sebagai individu dengan interest dan kebutuhan yang unik.

The long tail (berwarna kuning) mengindikasikan jumlah yang lebih kecil dari tiap produk yang terjual (sumbu y) untuk jumlah ‘nichier’ produk yang meningkat (sumbu x).

Bisnis kecil tumbuh subur pada long tail. Anda hanya membutuhkan beberapa ribu orang dari seluruh dunia untuk tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Video-blog? Lakukan! NBC atau FOX membutuhkan jutaan audiens untuk mendapatkan keuntungan.

Bersaing! Market terpecah menjadi niche yang tak terbatas. Bahkan niche memiliki niche (nested niche).

Ya, tiap niche memiliki long tail sendiri. Suatu “mini-tail”, sebut si penulis, “masing-masing memiliki dunia kecil sendiri”. Hal ini memiliki implikasi besar untuk bisnis kecil Anda.

Seperti halnya bisnis lain, masuk ke long tail juga perlu dasar-dasar bisnis :

  • Menjual produk yang bagus
  • Menjalankan dengan etis
  • Menjalankan dengan care

Bisa saja, prinsip-prinsip seperti ini diperkuat 1000 kali lipat. Mengapa? Karena kekuatan customer menguat 1000 kali lipat juga. Apabila Anda menjalankannya dengan buruk, maka “Long Tali Driver #3 – filtering” akan menyaring Anda keluar dengan cepat.

Sementara Driver #1 membuatnya lebih mudah untuk membuat dan memproduksi suatu produk, tapi itu saja tidak cukup. Anda harus memproduksi produk berkualitas tinggi.

Setelah Anda mencapainya, Anda harus “meyakinkan” Driver #3 (“penyaring”) untuk mengirimkan permintaan pada long tail untuk menemukan Anda.

Bagaimana dengan Driver #2 ? Aggregasikan. Misalnya, Google mengaggregasikan situs milik Anda tentang perkembang-biakan kura-kura dengan situs lain tentang kura-kura dan hewan peliharaan (lebih luas). Ia kemudian menawarkan “produk” Anda (melalui AdSense Ads pada situs Anda) ke advertiser pet shop.

Tapi jadilah lebih dari sekedar “aggregatee” (yang di-agregat).

Anda juga bisa menjadi aggregator (yang meng-aggregat).

Pecinta kura-kura menemukan situs Anda melalui ribuan search term atau istilah pencarian, masing-masing mencari topik spesifik yang berhubungan dengan kura-kura. Mereka adalah long tail Anda.

Contoh lainnya, “head” adalah “baju muslim”, “long tail” nya adalah “baju muslim anak perempuan”, “baju muslim wanita dewasa Bandung.”

Ketika Anda menjadi seorang aggregator, Anda memiliki bisnis dengan cara baru yang lebih powerful.

Kuasai 3 “Long Tail Driver” untuk sukses di dunia online.


Long Tail Marketing untuk Bisnis Kecil

Mari kita kembali pada situs perkembang-biakan kura-kura sejenak. Google AdSense mengaggregasikan situs Anda dengan situs lainnya untuk menjual Google Ads untuk advertiser pet shop (Driver #2). Tapi masih ada lagi.

Jika Anda, pemilik situs kura-kura, mementingkan kualitas, konten yang original, Google Search akan tahu itu. Sebagai aggregator dari konten yang baik, itulah peran dari Google Search. Jadi Google Search mengirimkan sejumlah besar visitor yang freedan targeted ke situs kura-kura milik Anda, traffic ini dapat dikomersilkan dengan berbagai cara lainnya.

Bisnis kecil Anda sendiri memiliki sebuah long tail, satu untuk digali dan diuangkan, “kurva dalam kurva dalam kurva,” seperti kata Anderson dalam bukunya The Long Tail. “The Long Tail terdiri dari banyak mini-tail, masing-masing memiliki dunia kecilnya sendiri.”

Situs kura-kura Anda meng-aggregasikan long tail dari visitornya, dari yang mencari informasi dasar perkembang-biakan kura-kura hingga video perkawinan spesies langka. Dan inilah kabar terbaik untuk bisnis kecil dari semua jenis bisnis.

Anda memiliki keuntungan yang kuat ketika berkompetisi dalam long tail.

Kombinasikan pemikiran tersebut untuk mengerti peluang niche bisnis Anda

Sebagian orang tertarik dengan Anda. Memahami Long Tail Marketing untuk memahami bagaimana mengubahnya menjadi suatu bisnis kecil yang berdasarkan passion dan niche.

Memahami bahwa 10 pencarian teratas pada Google hanya sebagian kecil dari semua pencarian. Dan setengah dari 200.000.000 pencarian per hari merupakan suatu hal yang unik. Artinya lebih dari setengah traffic Anda unik.

Bangunlah bisnis jangka panjang yang di-drive oleh passion-driven di dunia online. Jadilah pemenang The Long Tail.  Jangan hanya menjadi “orang yang di-aggregasikan”.

Aggregasikan customer dari long tail milik Anda dan bisnis Anda sendiri.

Sumber : Startupbisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.