Cerita Gus Dur dengan Santri

Santri : “Ini semua gara-gara Nabi Adam, ya Gus!” Gus Dur : “Loh, kok tiba-tiba menyalahkan Nabi Adam, kenapa Kang.” Santri : “Lah iya, Gus. Gara-gara Nabi Adam dulu makan buah terlarang, kita sekarang merana. Kalau Nabi Adam dulu enggak tergoda Iblis kan kita anak cucunya ini tetap di surga. Enggak kayak sekarang, sudah tinggal …

Continue reading →

hubbul wathan minal iman “cinta Tanah Air bagian dari iman”

hubbul wathan minal iman “cinta Tanah Air bagian dari iman”

Seorang bijak bestari suatu kali memanggil anak-anaknya. Pada saat mendekati ajalnya itu ia seperti hendak memberi pesan bermakna kepada mereka untuk yang terakhir kalinya. Ayah yang bijaksana ini memulai nasihatnya dengan sebuah perintah mengumpulkan sejumlah tongkat. “Patahkan tongkat-tongkat ini!” Pintanya kepada putra-putranya setelah beberapa tongkat kayu berukuran mungil tersebut terkumpul. Tak satu pun dari mereka …

Continue reading →

NU dan Terorisme Berkedok Islam

NU dan Terorisme Berkedok Islam

[Best_Wordpress_Gallery id=”2″ gal_title=”Pesan GusDur”] Oleh KH Abdurrahman Wahid Dalam sebuah konfrensi internasional, penulis diminta memaparkan pandangannya mengenai terorisme yang tengah terjadi, seperti peledakan bom di Bali dan perbuatan-perbuatan lain yang serupa. Penulis jadi teringat pada penggunaan nama Islam dalam kerusuhan-kerusuhan di Ambon dan Poso, serta peristiwa terbunuhnya para ulama dalam jumlah besar dalam kasus “santet …

Continue reading →

Khotbah Berisi Hujatan dan Provokasi Bukan Ajaran Islam

Khotbah Berisi Hujatan dan Provokasi Bukan Ajaran Islam

Jakarta, NU Online Rais Syuriyah PBNU KH Masdar F Mas’udi mengamati khotbah Juma’t bernada hujatan terhadap suatu kelompok tertentu bukan hal baru. Hanya saja Kiai Masdar menyayangkan, frekuensi khotbah yang bertentangan dengan semangat khotbah itu sendiri, semakin meningkat belakangan ini. “Khotbah Jum’at yang berisi provokasi terhadap umat, bukan hal baru itu. Dari dulu ada memang …

Continue reading →

Bolehkah Menginterupsi Khutbah Jum’at?

Bolehkah Menginterupsi Khutbah Jum’at?

Assalamu’alaikum wr wb. Dalam beberapa kesempatan khutbah saya sering menemukan khotib menyampaikan materi yang sangat menyinggung perasaan, misalnya menjelek-jelekkan orang lain dan memusuhi kelompok lain secara terang-terangan. Dalam kondisi demikian, apakah boleh kami mengintrupsi khutbah, atau sebaiknya kami mufaroqoh atau bagaimana? Kondisi demikian seringkali menyebabkan shalat Jum’at kita tidak khusu’. Terimakasih atas penjelasannya. (Hasannuddin, Jakarta) …

Continue reading →