Jadikan Blog Sebagai Penunjang Kegiatan Bisnis Anda

Jadikan Blog Sebagai Penunjang Kegiatan Bisnis Anda

Apakah Anda salah satu pebisnis yang belum membuat blog khusus untuk bisnis Anda? Jika ya, Anda sebaiknya membaca artikel ini hingga selesai untuk mengetahui mengapa, bagaimana dan contoh dari pembuatan blog bisnis yang akan membantu Anda menunjang kegiatan marketing yang sedang dijalankan.

Statistik dari HubSpot pada tahun 2012 menyatakan bahwa 53% perusahaan yang memiliki blog mendapatkan pelanggan baru karena blog yang mereka miliki dan pengelolaan blog yang dilakukan dengan baik. Namun ironisnya, fakta di atas tidak ditanggapi secara serius oleh para pebisnis. Menurut laporan yang diterbitkan oleh eMarketer di tahun 2014; setiap tahun persentase pembaca blog meningkat pesat dari 45.0% (2008) hingga 60.0% (2014). Namun, jumlah penulis blog meningkat dengan lambat.

Apakah dengan fakta tersebut Anda masih belum tergerak untuk membuat blog bisnis Anda?

Blog Bisnis

Membuat dan Mengelola Blog Bisnis

Mungkin saat ini Anda bertanya-tanya, apa saja yang harus Anda persiapkan untuk membuat dan mengelola blog bisnis yang efektif? Atau mungkin Anda sudah mengetahui secara garis besar apa saja hal yang perlu Anda lakukan. Tentu tidak ada salahnya menjadikan daftar hal yang perlu diperhatikan di bawah ini sebagai checklist sebelum memulai blog bisnis Anda.

Siapa yang Akan Membaca Blog Bisnis Anda?

Bayangkan sebuah persona yang mampu melambangkan siapa pembaca blog bisnis yang Anda buat. Anda bisa memberi nama persona tersebut, umur, pekerjaan, hal apa yang ia sukai, apa saja kegiatannya dan bagaimana behaviornya. Sebagai contoh, jika Anda sedang menjalankan bisnis makanan yang berfokus pada healthy food dengan target market kelas menengah ke atas, mungkin Anda bisa membuat persona bernama Cynthia, seorang ibu muda berumur 28 tahun yang concern akan kesehatan. Cynthia bekerja sebagai salah satu pekerja swasta yang aktif berolahraga di salah sau gym center ternama di kota besar. Anda bisa terus mengembangkan persona Cynthia tersebut dengan bagaimana kegiatannya dan berbagai hal yang menyangkut dengan dirinya. Dengan begitu, Anda bisa menyebarkan konten pada channel yang diakses Cynthia, dengan cara yang Cynthia sukai dan berbagai hal yang dapat membuat Cynthia membaca seluruh blog Anda dan menconvert Cynthia menjadi klien Anda.

Sudahkah Anda Memiliki Kalender Editorial?

Kalender editorial adalah kalender yang mengatur jadwal publish artikel Anda. Dengan menggunakan kalender editorial, Anda tentu akan dapat menghadirkan artikel secara rutin (terjadwal) dengan konten yang berbeda-beda. Anda bisa memulai dari fase Anda menulis. Berapa banyak waktu yang Anda butuhkan untuk menulis sebuah artikel? Jika Anda membutuhkan waktu 2-3 hari untuk menulis 1 artikel, maka Anda bisa menjadwalkan penerbitan artikel 2x seminggu. Namun, Anda bisa memperhatikan juga apakah waktu menulis Anda akan mengganggu kegiatan sales bisnis Anda? Selain itu, jika Anda memiliki tim SEO, Anda juga bisa menggunakan keyword yang ditentukan sebagai tema yang nantinya dapat Anda pecah menjadi topik untuk artikel-artikel Anda. Dengan begitu, topik Anda akan tetap menarik (sesuai dengan selera target market) dan tidak membosankan. Anda bisa memantau traffic hingga jumlah klik setiap artikel dan menyesuaikannya dengan kalender editorial. Tentu Anda juga akan menjadi lebih mudah menyusun laporan performance dari blog bisnis Anda setiap bulannya.

Utamakan Kualitas, Bukan Kuantitas

Hasil konferensi The Influencer Project menunjukkan bahwa para pembaca blog sebenarnya tidak peduli terhadap produk atau layanan yang ditawarkan; mereka hanya peduli akan diri mereka sendiri. Tentu saja. Semua orang pasti mencari untuk solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh dirinya sendiri. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memiliki tulisan yang berkualitas; yang mampu memberikan solusi kepada pembaca, bukan hanya sekedar banyak agar terlihat aktif. Apalagi jika Anda memproduksi banyak artikel hanya untuk membuat blog berada pada halaman pertama pencarian Google. Traffic tentu akan meningkat, tetapi jika pembaca tidak menemukan solusi pada artikel Anda, mereka akan meninggalkan blog bisnis Anda dan beralih mencari melalui artikel yang mungkin milik kompetitor Anda. Selain itu, dengan artikel yang berkualitas, produk yang Anda tawarkan pun ikut meningkat kualitasnya karena pembaca mulai mengenal produk Anda melalui artikel yang membantu mereka untuk menyelesaikan problemnya.

Bangun Citra yang Sesuai

Bangun Citra yang Sesuai

Bukan hanya desain yang dapat melambangkan citra bisnis Anda, gaya penulisan juga dapat menentukan citra bisnis Anda. Jika Anda memutuskan untuk membuat blog bisnis, jangan lupa untuk menetapkan terlebih dahulu bagaimana citra bisnis yang ingin Anda bentuk. Jika Anda menginginkan citra yang friendly, Anda bisa menggunakan slang dalam artikel Anda. Namun, jika Anda ingin tampil professional dan dapat dipercaya, Anda tentu harus membuat tulisan yang formal, dan juga to the point. Namun, pemilihan citra yang diinginkan pun tetap harus disesuaikan dengan target market Anda. Dengan begitu, Anda akan menarik perhatian target market Anda dengan cara  yang tepat.

Siap Sedia untuk Membalas Komentar Pembaca

Jika ada pengunjung blog yang meninggalkan komentar baik berupa pertanyaan maupun pernyataan pada artikel blog bisnis Anda, Anda harus dapat menjawab dengan cepat dan baik. Mengapa? Komentar yang ditinggalkan menunjukkan bahwa mereka membaca artikel Anda. Nah, sebagai ungkapan terima kasih kepada mereka, Anda harus membalas komentar tersebut. Dengan begitu, interaksi akan terjalin dengan baik dan kepercayaan mereka kepada Anda sebagai pemilik bisnis meningkat. Tentu hal ini memudahkan Anda untuk melakukan penjualan, bukan?

Menemukan Social Media Channel yang Tepat

Social media adalah salah satu tempat di mana target market Anda berkumpul. Temukan social media yang sering digunakan oleh target market Anda untuk menyebarkan artikel dari blog bisnis yang Anda miliki. Jangan lupa untuk mencari tahu waktu dan juga gaya bahasa yang tepat agar target market Anda bisa menemukan artikel Anda lebih mudah. Anda juga bisa membuat akun social media khusus untuk bisnis Anda sehingga memudahkan Anda untuk berinteraksi langsung dengan target market Anda. Biasanya, melalui interaksi di social media, Anda akan menemukan berbagai permasalahan yang dihadapi target market Anda. Dengan begitu, Anda bisa memasukkan jawaban dari permasalahan tersebut sebagai topik berikutnya di dalam kalender editorial Anda.

Itulah keenam hal yang bisa Anda bisa Anda cek terlebih dahulu sebelum benar-benar memulai blog bisnis Anda. Namun, jika Anda masih memiliki keraguan perihal bagaimana Anda membuat blog bisnis tersebut, bagaimana cara menulis artikel yang baik hingga cara untuk mendapatkan keyword yang tepat untuk dijadikan topik blog bisnis Anda, Anda bisa menggunakan jasa pekerja freelance professional yang bisa Anda temukan di berbagai situs freelancer terkemuka jika Anda merasa tidak sanggup untuk menghandle kegiatan marketing seperti blog bisnis ini sendirian.

Sumber : Startup Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.