Ayo Lihat Komet Lovejoy

Ayo Lihat Komet Lovejoy

Setelah 11.500 tahun, komet Lovejoy kembali berkunjung ke lingkungan dekat Bumi. Warga Indonesia dari Sabang sampai Merauke punya peluang menyaksikan fenomena yang hanya terjadi sekali seumur hidup itu. Malam ini langit Jakarta akan dihiasi lintasan Komet C/2014 Q2 atau Lovejoy. Ini adalah komet kelima yang ditemukan oleh seorang pengamat astronomi pemula sekaligus ahli teknologi informasi asal Queensland, Australia, Terry Lovejoy.

seumur hidup sekali
Komet LoveJoy, seumur hidup sekali

Komet Q2 Lovejoy ditemukan pada 17 Agustus 2014 lalu menggunakan teleskop Schmidt-Cassegrain. Q2 Lovejoy kala itu berada di konstelasi Puppis pada langit sebelah selatan. Q2 Lovejoy itu komet yang mengandung debu sehingga dari langit seakan ada kabut kecil berwarna hijau,” ujar seorang peneliti dari Lapan bidang Matahari dan Antariksa, Agustinus Gunawan.

Kepala komet diyakini mengandung cahaya hijau yang berasal dari molekul karbon diatomik (C2) yang bersinar akibat radiasi cahaya ultraviolet. Sementara ekor kometnya mengandung tak hanya debu, tapi juga ion dan ukurannya semakin menciut dari badan komet, memiliki warna kebiruan. Ekor ionnya itu berasal dari sinar radiasi ion karbon monoksida (CO ). Walau begitu, Q2 Lovejoy dikabarkan memproduksi debu dalam jumlah yang sangat sedikit.

Sejak Desember 2014 kemarin, Q2 Lovejoy juga dilaporkan semakin hari semakin menunjukan tingkat keterangan yang bertambah. Seiring perjalanannya mendekati matahari, Q2 Lovejoy akan semakin meredup dari pandangan di langit Bumi. Dari laporan Live Comet Data, Q2 Lovejoy akan mencapai masa dekat matahari pada 30 Januari mendatang.

Lovejoy yang berusia 48 tahun itu hingga saat ini tercatat telah menemukan lima komet termasuk Q2 Lovejoy. Keempat komet lainnya adalah C/2014 E2, C/2007 K5, C/2011 W3, C/2013 R1. Semua komet temuannya diberi nama belakang dirinya.

Lovejoy, menurut Lapan, akan terlihat sekitar pukul 19.00 WIB sampai 20.00 WIB di arah timur laut. Komet ini hampir bisa dilihat di seluruh wilayah Indonesia. Asal kondisi langit cerah dalam artian bebas dari pantulan cahaya lain seperti bulan dan cahaya kota,” ujar peneliti fisika matahari bidang Matahari dan Antariksa Lapan, Agustinus Gunawan Admiranto kepada CNN Indonesia

Lovejoy akan berada di rasi Taurus. Jadi, yang harus pertama kali dilakukan untuk mengamati Lovejoy adalah mencari rasi tersebut. Rasi Taurus bakal terbit pada awal malam, setelah senja lewat. Rasi itu akan berada di langit bagian utara, berdekatan dengan posisi kepala kita. Jadi, cara menemukannya adalah menghadap ke utara dan mendongakkan kepala ke atas.

Penampakan C/2014 Q2 Lovejoy adalah fenomena sekali seumur hidup. Setelah saat ini, komet itu baru akan tampak 8.000 tahun lagi. Jangan lewatkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.